Selama perjalanan dari bandara Padang menuju Bukittinggi, ada sesuatu yang menarik yg bisa kalian lihat, yaitu, adanya air terjun yang mengalir tepat disamping jalan raya yang merupakan jalan satu-satunya untuk menuju ke kota Bukittinggi.
Air terjun itu terdapat di daerah Padang Panjang. Air terjun ini dinamai dengan air terjun Lembah Anai. Karena sangat dekat dengan jalan, suara gemericik airnya sangat terdengar jelas
kadang bisa kecipratan juga
Deket banget yekan! (sumber : ini)
Sepanjang perjalanan di padang panjang, kalian juga bisa melihat banyaknya monyet yang ada di sekitaran bahu jalan. Gatau juga itu monyet apa. lumayan banyak. Lumayan hiburan aja gitu liat mereka loncat-loncat dari dahan ke dahan. lucuk juga, ingin bawa pulang
Sesampainya di Bukittinggi, kalian akan disambut angin sejuk sepoi-sepoi bikin adem pokonya. selama di Bukittinggi, kalian bisa memilih penginapan sesuai dengan selera
dan budget tentunya. Mulai dari yang mewah macam
The Hills yang letaknya nyaris tetanggaan sama Jam gadang, atau yang biasa aja ala-ala backpackeran. Semua tersedia, tinggal pilih.
Berbicara tentang Bukittinggi, pasti kita teringat dengan jam gadang. Ngapain ke Bukittinggi kalau gak liat jam gadang. rasanya ga afdol, sama aja kaya kalo ke Magelang ga ke Borobudur, atau ke Bandung ga ke Gedung Sate. maka, jam gadang ini merupakan hal yang masuk list wajib buat dikunjungin selama kalian berlibur di Bukittinggi. biasanya, hotel-hotel yang ada di Bukittinggi jaraknya ga terlalu jauh dari jam gadang. jadi, dimanapun kalian nginep
Insya Allah tinggal jalan kalau ke jam gadang.
Inggris punya Big Ben, kita punya Jam Gadang! (sumber : pribadi)
Selama di jam gadang, kalian bisa duduk-duduk, foto-foto atau mulai hunting oleh-oleh. Karena di area taman (yang bisa dibilang sebagai alun-alun kota) ini banyak banget yang jualan pernak-pernik souvenir tentang Bukittingi. mulai dari baju, gantungan kunci, sampai protoype dari jam gadang.
Tidak jauh dari jam gadang, sekitar 1 Km ke arah utara, kalian akan menemukan sebuah pintu masuk menuju taman Kota Bukittinggi dan taman burung tropis.
Di dalam taman ini terdapat sebuah benteng dan meriam-meriam kecil sebanyak 4 buah di setiap sudut bentengnya. Benteng ini merupakan bekas peninggalan jaman kolonial belanda yang dinamai dengan benteng Fort De Kock.
Benteng Fort De Kock (sumber: ini)
Lokasi wisata benteng Fort De Kock ini bersebrangan lokasinya dengan kebun binatang Bukittinggi dan museum Rumah Adat Baanjuang. Kedua tempat wisata ini dihubungkan oleh jembatan Limpapeh. Jembatan yang dibuat pada tahun 1995 ini merupakan jembatan gantung yang berada di Jalan Ahmad Yani memiliki panjang 90 meter dan lebar 3,8 Meter. Ketika berada di jembatan ini, kita bisa melihat hampir dari keseluruhan kota Bukittingi, lho!
Jembatan Limpapeh (sumber: pribadi)
Setelah melewati jembatan limpapeh, kalian akan sampai di kebun binatang Bukittinggi. Kebun binatang ya isinya gajah, macan, harimau, pelikan dan lainlain lah biasa yaaa ahaha.
Kebun Binatang Bukittinggi (sumber : ini)
Setelah puas bermain-main di sekitar kebun binatang, kalian bisa mengunjungi Pasar Ateh (pasar atas) yang terletak tepat setelah pintu keluar dari kebun binatang. Di pasar atas ini terdapat Mesjid Agung Bukittinggi yang nyaman untuk digunakan beribadah.
Selain itu, kalian bisa menemukan berbagai makan dan minuman khas sumatera barat. mulai dari bubur kampiun, sanjai (keripik singkong balado, khas daerah Sanjai), sampai sate padang. ngomong-ngomong tentang makanan, Bukittinggi adalah tempat dimana ayam pop pertama kali lahir.
Ayam pop pertama kali di populerkan oleh rumah makan Famili Indah yang terletak tepat sebelum pintu masuk menuju benteng Fort De Kock. Ayam pop merupakan ayam kampung yang di rebus dan di goreng selewat di minyak panas. ayam pop biasa disajikan dengan sambal merah khusus ayam pop. yum!
Setelah mengisi perut dengan jajanan atau makanan berat di pasar atas, jika kalian berjalan mengikuti pasar, kalian akan tiba lagi di jam gadang. Tidak jauh dari jam gadang, sekitar 5 menit jika berjalan kaki menuju Jalan Panorama kalian akan menemukan lagi objek wisata yang sangat menyejukan mata. Nama tempatnya adalah Taman Panorama.
Taman panorama merupakan taman yang di dalamnya terdapat beberapa tempat wisata lagi (haha bingung jelasinnya) yaitu lubang jepang dan ngarai sianok.
Lubang jepang merupakan sebuah terowongan (bunker) yang digunakan oleh tentara jepang untuk mengintai, menyimpan makanan, hingga menyimpan senjata pada jaman perang dahulu. panjang terowongan ini adalah 1400m dengan lebar sekitar 2 meter. Terowongan ini memiliki struktur yang berkelak kelok.
Lubang jepang ini mulai di kelola oleh pemerintahan Bukittinggi sebagai tempat wisata pada tahun 1984.
Pintu masuk menuju kegelapan! (Sumber : ini)
tampak dalam. maaf ya fotonya kecil, kalo gede nyeremin (Sumber : ini)
Setelah gelap-gelapan dan serem-sereman di dalem lubang Jepang, kalian bisa melihat pemandangan dan merasakan sejuknya semilir angin di sekitar ngarai sianok. Sebenernya gak di ngarainya juga. oh iya, ngarai itu artinya lembah.
Lembah ini memanjang dan berkelok. Ngarai ini juga merupakan sebuah batas kota dari selatan ngarai Koto Gadang sampai ke Nagari Sianok Anam Suku dan berakhir di kecamatan Palupuh. dalamnya jurang ini sampai 100m dan membentang sepanjang 5km dengan lebar sekitar 200m. Ya, mirip-mirip grand canyon, lah. ahaha. pret
ngarai sianok (sumber: ini)
Selain itu, ketika kita berada di taman wisata panorama ini, kita juga bisa melihat dari kejauhan terlihat ada tembok yang memanjang di dekat ngarai.
Tembok yang mnenyerupai tembok cina ini merupakan tembok sepanjang 1,5 km.tembok ini membentang dari kota agam menuju bukittinggi dan tentunya melewati ngarai sianok.
The Great Wall of Koto Gadang! (sumber : ini)
Nah, itu semua merupakan secuil tempat tempat yang harus dikunjungi ketika berada di Bukittinggi. Sebenarnya masih banyak lagi tempat yang bisa dikunjungi selama kalian berada di Bukittinggi.
Selain karena banyak tempat bersejarah, makanan yang lezat dan hawa sejuk yang siap menyapa kapanpun, tempat wisata yang berada di Bukittinggi juga tidak terlalu merogoh kocek kalian. Selamat berlibur!
Sumber : google, wikipedia, detik travel,
ini dan
ini